3 Fakta Anak SD di Bekasi Di-bully Siswa SMA Gara-gara Main Bola

Jakarta – Seorang bocah sekolah dasar (SD) di-bully sekelompok pelajar sekolah menengah atas (SMA) di Kota Bekasi, Jawa Barat. Namun kasus ini kemudian berakhir damai setelah dimediasi polisi.
Kejadian ini viral di media sosial. Disebut-sebut, kejadian ini terjadi di Kayuringin, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Sabtu (25/11).

Dari video yang beredar di media sosial, Senin (27/11), tampak seorang anak yang mengenakan celana SD sedang dikerubungi oleh remaja. Remaja-remaja itu terlihat seperti mengenakan celana SMA.

Tidak jelas wajah dari pelajar-pelajar tersebut karena di-blur. Obrolan mereka pun juga tak begitu jelas terdengar. Berikut fakta-faktanya.

Berawal saat Main Bola
Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Jupriono mengatakan kejadian tersebut berawal dari sebuah pertandingan sepakbola. Pertandingan itu antara bocah SD melawan pelajar SMA.

“Berawal dari main bola bareng kemudian ada kesalahpahaman,” ujar Jupriono ketika dihubungi detikcom, Senin (27/11).

Tim pertama terdiri atas 10 bocah SD. Sementara tim kedua berisi 3 pelajar SMA.

Terjadi Pembullyan
Ketika pertandingan berlangsung, salah satu bocah SD itu terjatuh. Sontak, teman bocah yang jatuh itu tak terima. Keributan pun tak dapat dihindarkan.

“Pada saat main bola ada dari anak SD yang sempat terjatuh kemudian salah satu temannya nggak terima dan marah-marah ke anak SMA,” tutur Jupriono.

Kasus Berakhir Damai
Saat ini pihak kepolisian sudah turun tangan. Polisi akan membantu mediasi.

“Dari hari Jumat (24/11) sudah kita mediasi. Hari ini akan dibuat surat pernyataan perdamaianya,” lanjutnya. https://yangterbaik.com

Jupriono memastikan tidak ada kekerasan fisik dari keributan itu. Hanya, bullying berbentuk verbal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*